Pemkab Badung dan TP. PKK Gelar Sosialisasi Gerakan Peduli Residu dan Anti Narkoba di SMPN 1 Mengwi

Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Badung menggelar sosialisasi Gerakan Badung Peduli Residu dan Anti Narkoba. Kegiatan yang menyasar generasi muda ini berlangsung di SMP Negeri 1 Mengwi, Sabtu (6/6).

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua TP. PKK sekaligus Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Hadir pula Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung, Camat Mengwi, narasumber dari BNNK Badung, Kepala Sekolah SMPN 1 Mengwi, Ketua TP. PKK Kecamatan Mengwi dan Abiansemal, tim Gerakan Badung Peduli, serta perwakilan Bumbi (produsen popok dan pembalut ramah lingkungan).

Sosialisasi ini diikuti oleh ratusan siswa-siswi dari SMP Negeri 1 Mengwi dan SMP Negeri 1 Abiansemal. Program ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan serta memperkuat ketahanan remaja dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi menekankan pentingnya pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan sejak dini bagi para pelajar selaku generasi penerus bangsa. “Anak-anakku sekalian, kalian adalah aset paling berharga bagi Kabupaten Badung dan masa depan Bali. Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk mendengarkan materi, tetapi untuk memahami dua hal penting yang sangat berkaitan dengan kelangsungan hidup kita semua: bagaimana kita merawat bumi tempat kita berpijak, dan bagaimana kita merawat diri sendiri agar tetap sehat, kuat, dan jauh dari segala bahaya,” ujarnya.

Terkait isu lingkungan, Nyonya Rasniathi menjelaskan bahwa sampah residu tidak dapat didaur ulang maupun dikomposkan, sehingga penanganannya memerlukan kedisiplinan tinggi. Ia mengajak siswa aktif memilah sampah dari rumah dan sekolah, mengurangi produk sekali pakai, serta mendukung produk ramah lingkungan. “Kita ingin Badung tetap bersih, asri, dan bebas dari tumpukan sampah. Mulailah dari langkah kecil, buang sampah pada tempatnya, kenali jenis sampah, dan dukung produk lokal yang ramah lingkungan seperti Bumbi, yang turut hadir hari ini untuk mendukung gerakan ini dengan produk-produk yang lebih bertanggung jawab terhadap alam,” tambahnya.

Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan dari Bumbi turut memberikan edukasi mengenai pengurangan limbah popok dan pembalut sekali pakai, yang selama ini menjadi kontributor besar sampah residu rumah tangga.

Selain kelestarian alam, fokus utama kegiatan ini adalah pencegahan penyalahgunaan narkoba. Sebagai Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi memberikan pesan yang tegas dan penuh kasih sayang kepada seluruh peserta yang hadir. “Narkoba adalah musuh utama masa depan kalian. Zat ini tidak hanya merusak fisik dan akal sehat, tetapi juga menghancurkan cita-cita, keluarga, dan masa depan yang sudah kalian rencanakan. Jangan pernah sekalipun mencoba, tergoda, atau terbuai oleh tawaran yang tidak jelas asal-usulnya. Katakan ‘TIDAK’ pada narkoba, dan jadilah pelajar yang berprestasi, berakhlak mulia, dan berguna bagi nusa serta bangsa,” tegasnya.

Please follow and like us:
Pin Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Follow by Email